Selasa, 22 Mei 2012

Sulit

3 hari absen dari saung, udah lupa saya punya blog. Tapi 3 hari yang lalu juga adalah waktu yang berat buat saya, yakni saudara sepupu saya Endra Nurizka telah berpulang ke rahmatullah. Saya udah tulis di catatan sebelumnya.

Hari ini saya mencatat sebuah cerita, dimana saya menjadi orang terbodoh diantara orang di sekitar saya.

Awal paragraf saya coba tutur dengan bahasa indonesia, masih dalam larutan kesedihan wafatnya sang kakak saya ingin menetralisir perasaan itu. Kira-kira pukul 2.30 jum'at lusa saya belum lekas memejamkan mata karena masih mengotak-atik file xml di ponsel dan terdengar ribut suara kendaraan bermotor lewat ke arah tetangga rumah secara tergesa. Saya kurang jelas mendengar perbincangan diluar sana, namun beberapa saat kemudian Wa Alan, salah seorang ustadz di daerah sini mengabarkan lewat toa mesjid bahwa dia (Ang Endra) telah wafat. Saya kurang jelas mendengarnya hingga menanyakan kepada bapa saya. Saya merasa shock dan melihat keatas langit-langit rumah sambil berbincang dengan sisi imaji, dan ak lama saya tertidur hingga kira-kira jam 6.

Singkat tulis saya terbangun dan bergegas bersama Ang Nanang ke pemakaman kampung yang tak jauh dari rumah, disana nampak masyarakat menggali kuburan untuk ang endro.
Tak lama mayat ang endro diiringi sanak keluarga dan pelayat datang.
Kata-kata udah tak berguna saat ang endra disemayamkan di tanah perpulangan terakhirnya, hanya air mata yang berbicara.

Selesai ia disemayamkan, ustadz memimpin do'a untuknya.
Kita semua pulang ke rumah membawa kenangan indah bersamanya saat masih hadir di kehidupan dan kesedihan akan kepergiannya.

Saya tak tau harus menyatakan apa lagi, karena saya akui masih merasakan dia ada disekitar saya. Dan saya hendak mengakhiri catatan hari ini. Siapapun anda, saya mohon kalian mendo'akannya yang terbaik dan memaafkan semua kesalahaannya.

"Ketika ada hal yang sangat mengundang rasa sedih mendalam dan kata-kata tidak dapat mewakili perasaan itu, menangislah dan bersyukurlah Allah telah memberikan rasa sadar bahwa akan ada perasaan lain yakni bahagia"

Gudnite, Saung Minisize5

0 kocatat(s):

Posting Komentar

Comment as you like, but keep respect :)

Popular Entries

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More