Jumat, 11 Mei 2012

Damn!

Gimana rasaya hidup dengan kebimbangan ? Say damn pastinya kan ?. Hal ini yang gue sedang coba nikmati, ilhami, dan jauhin. Gue hidup dengan segala hal yang minor sefals suara gue; dimulai dari sehari-hari molor-mandi-makan-maen-molor, cerita cinta yang gak jelas, rezeki yg belum matang, pendidikan masih kurang, dan display yg gak enak dilihat.

Setengah slop rokok mungkin gak cukup buat nemenin ngobrolin hal ini, gue aja bingung mo ngomongin apa. Tapi, aku (ganti deh bukan `gue` lgi) bingung dengan problema hidup ini yg seakan semakin mencaci buta ku. Bayangin aja saat bapak kamu lagi gak dapet duit, kamu menuntutnya agar kamu dapat kuliah. Dilain sisi kamu harus mengerti keadaanya, bahkan seharusnya membantu dia meringankan beban hidup. Kamu punya pilihan kuliah murah, tapi setelah kamu lulus, kamu gak bisa ngelanjutin kuliah dan kerja pun belum tentu. Gimana ? Bingung sama ceritanya ? Bodo amat.

Itu masalah awal, kembali datang ujian tentang masalah hati diantara kebimbangan pendidikan itu.
Poinnya gini:
-Aku suka cewek;
-Aku tau dia gak suka aku;
-Dia sering hubungin aku;
-Aku juga sering hubungin dia;
-Dia disuka banyak cowok;
-Aku gak yakin dia matrialist;
-Aku gak yakin dia playgirl; dan
-Aku gak pinter, ganteng atau kaya.

Aku benci mengatakannya, tapi aku menikmati ini. Mulai sekarang aku clearing dulu problem kedua, baru ngurus 1st masalah.
Damn Damn Damn!
That what i call exam, true exam.

Hahahawaslamhaha, atip.
4.5

0 kocatat(s):

Posting Komentar

Comment as you like, but keep respect :)

Popular Entries

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More