Gak ada waktu lagi buat ngomongin opening, say damn aja deh. Aku tau dia, hampir separuh lah.
Dia adalah penyempurnaan hidupku, mimpiku, dan temanku. Aku selalu menyukainya bagaimanapun kelakuan dia, sikap dia, atau kata-kata dia--seburuk apapun behaviour-nya, aku gak bisa benci. Terdengar melebih-lebihkan fakta sih, tapi inilah aku.
Berapa titik lagi yang masih meraup ketenangan ini, sungguh aku tak merelakan apa yang ia lakukan, aku ingin dia ya Alloh. Aku mau Engkau beri sedikit ruang khusus dihatinya untuku, agar aku bisa tinggal disana untuk beberapa dasa. Berulang kali kuadrat aku mengatakan that aku suka dia, sayang dia, butuh dia, dan cinta dia. Tak perduli awal aku mencintanya, tak perduli siapa dia atau aku, tak perduli apa resikonya. Aku ingin menyayanginya dan membawanya ke jalan-Mu yang indah.
Harapan yang mungkin digantungi laba-laba, menyelimutinya dan menjaganya.
Say hello i love you aja deh buat dia, just that i can't say and describe to. Gudnite :)
waslam, atip
Senin, 14 Mei 2012
Do'a
Popular Entries
-
Dro, Hari pertama kita tanpamu untuk selamanya, dan mungkin bertemu di alam sana nanti. Terlalu banyak kenanganmu bersama kita, entah manis ...
-
Ini nih namanya boke holiday, bangun jam 5 buat sholat, tidur lagi sampe jam 8. Gitu-gitu aja udah 3 minggu. Bangun tidur kedua cuci muka, s...
-
Fungsi Sistem notasi two’s complement Pola bit Nilai yg direpresentasikan 0111 7 0110 ...
-
Upid, lagi apa ?, begitulah sms yang aku kirim biasanya. Upid, kali ini aku ingin berbicara lewat perkataan, sebenarnya. Aku harap kamu men...
-
Assalamu'alaikum , Masih di bandung dan terus menginginkan suasana rumah. Disini, sebuah kosan yang syarat akan kebebasan, saya haru...
Subscribe
Twitter
Facebook
0 kocatat(s):
Posting Komentar
Comment as you like, but keep respect :)