Tampilkan postingan dengan label Lads. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lads. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 September 2012

The Summer Buisnes

Assalamu'alaikum, Hello Sad-or-Die, welcoming my new colleague. Yeah it is Bandung you know ?
Seharusnya hari ini saya hadir di sebuah acara yang entah gimana jalan kesana dan jalan acaranya (¯―¯٥) . Mungkin di badan yang kurus basah ini terasa agak demam yang menyebabkan alasan saya tak bisa menghadiri acara tersebut. Actually, there's something gak asik yakni panas badan atau demam umumnya. Nyesel juga sih gak bisa hadir disana, tau juga deh entah karena gak ada temen atau apalah.
Keluar bahasan dan rewind cerita, ada kejadian menyebalkan dan amat memalukan saat pertama datang di kost-an ini. Awalnya memang nyari di daerah Pusdai. Tapi dilihat dari harganya, kayaknya harus survey dulu ke daerah kampus.

Ini pertama kalinya pure nyari kosan di daerah bandung. Dulu emang pernah ngekost di daerah Kaca Piring, Laswi itupun karena dulunya bekas temen yang PKL di tahun sebelum saya. Back to the stories, nyari-nyari di daerah Dipatiukur belakang Kampus (by-the-way Kampus saya saat ini adalah UNIKOM ) gak dapet yang bulanan, semuanya per-tahun dan itu gak saya dan saudara yang nganter harapkan. Pas tepat dibelakang gedung yang lagi dibangun, kita dipanggil sama Om-Om dan ditawari sebuah kamar yang gak lebih gede dari yang saya tempati saat ini, emang sih ada parkiran gede di bawahnya karena ada lapang futsal agak luas, tapi yang bikin gak nyeni adalah harga yang mahal yakni 500k/bulan. Bayangin aja sendiri biaya yang orang tua saya keluarin buat bayar entu, makan, dan neko-neko yang lain.
Tak lama proses negosiasi tak sampai, kita dibawa sama abah yang suka jadi Guide Kost di daerah ini, kita di bawa ke sebuah kosan di Jl. Tubagus Ismail Dalam, disana ada kosan cukup nyaman tapi kurang tentram guys. Rada miring harga adalah alasan kita milih ini tempat, 400k/bulan cukup buat mengurangi jatah makan lebih enak. Singkatin cerita, kita deal dan dapet kamar nomer 9 dan kuncinya.

First night di kosan, kita gak pake acara langsung istirahat. Kita cape-capean lagi buat beresin tuh kamar. Lumayan bikin baju basah lah, tapi wah bikin nyaman abis kamar ini rempong di sapu, pel, sama di isi karpet, kasur, dan 1 biji bantal. So sad, but it's better. Kenapa tadi saya bilang kurang tentram ? Ya, disini rawan sekali akan orang kirang gawe atau umum disebut maling. Pagi hari yang harusnya temen saya pergi kerja, kita malah kehilangan masing-masing sepatu yang kita simpen di luar. Stress = mode standby. Awalnya sih kita nyari-nyari deket pintu orang dan nanya sana-sini tapi tetep kagak ditemukan ┌П┐(◣_◢)┌П┐ . Dia akhirnya pergi pake sendal orang. Saya sendiri dikosan dengan beberapa makanan yang dibawa dari rumah dan ponsel sebagai sahabat setia, sampai sore diem aja di kamar da gak ada alas kaki buat maen, cuma ngemeal - maen hape - ngemeal - maen hape, gitu dan gitu tiap jam nya. Sampai dia dateng bawa makan dan kita sikat sampai teurab.

Yah, segini dulu buat pagi (eh, ini siang apa pagi ? whatevers ) besok-besok nulis lagi kali aja lagi pengen.
Happy satnite buat nyang punya pacar/pasangan, jangan bikin sadnite buat jomblo seperti saya. Mending kita enjoy ngeceng. Yu ah!
Ratingnya: 5

Senin, 04 Juni 2012

Move Better

Hampir lupa juga mau tes domain custom baru blog ini, masih mencari dan bingung bagimana supaya terindex google dengan domain itu, karena di halaman hasil penelusuran tetap blogspot. Biarin lah, it's okay.

Tengah malam ini, 27 menit menuju 18 tahunku. Dan segudang resolusi yang ingin aku sematkan ditahun baruku. Tidak sedikit harapan yang aku ingin dalam masa esok, namun aku hendak mengkolektifkan dalam beberapa kategori saja.

Pertama, aku berharap menjadi pribadi yang bertaqwa kepada Alloh. Karena aku akui, aku terlampau lalai akan segala perintah dan larangan-NYA.

Kedua, melanjutkan deskripsi pertama yakni menjadi anak yang berbakti kepada semua orang, specially mamah dan bapakku. Aku akui, teramat banyak kesalahan dalam hidupku bersama mereka.

Ketiga, aku harap menjadi bocah yang rajin, ulet, dan mengerti akan segala hal. Sudah menjadi keterbatasan memang bahwa aku adalah sosok tanggung dalam pengetahuan, tapi aku ingin improve menjadi lebih baik.

Tak banyak yang harus ku tulis, aku hanya harus melakukan apa yang memang harus aku lakukan. Inti catatan hari ini adalah resolusi terbaik bukan untuk menjadi yang terbaik, tapi aku harap menjadi pribadi yang lebih baik dari tahun kemarin/sebelumnya.

Amiin.
5Juni '94

Selasa, 22 Mei 2012

Sulit

3 hari absen dari saung, udah lupa saya punya blog. Tapi 3 hari yang lalu juga adalah waktu yang berat buat saya, yakni saudara sepupu saya Endra Nurizka telah berpulang ke rahmatullah. Saya udah tulis di catatan sebelumnya.

Hari ini saya mencatat sebuah cerita, dimana saya menjadi orang terbodoh diantara orang di sekitar saya.

Awal paragraf saya coba tutur dengan bahasa indonesia, masih dalam larutan kesedihan wafatnya sang kakak saya ingin menetralisir perasaan itu. Kira-kira pukul 2.30 jum'at lusa saya belum lekas memejamkan mata karena masih mengotak-atik file xml di ponsel dan terdengar ribut suara kendaraan bermotor lewat ke arah tetangga rumah secara tergesa. Saya kurang jelas mendengar perbincangan diluar sana, namun beberapa saat kemudian Wa Alan, salah seorang ustadz di daerah sini mengabarkan lewat toa mesjid bahwa dia (Ang Endra) telah wafat. Saya kurang jelas mendengarnya hingga menanyakan kepada bapa saya. Saya merasa shock dan melihat keatas langit-langit rumah sambil berbincang dengan sisi imaji, dan ak lama saya tertidur hingga kira-kira jam 6.

Singkat tulis saya terbangun dan bergegas bersama Ang Nanang ke pemakaman kampung yang tak jauh dari rumah, disana nampak masyarakat menggali kuburan untuk ang endro.
Tak lama mayat ang endro diiringi sanak keluarga dan pelayat datang.
Kata-kata udah tak berguna saat ang endra disemayamkan di tanah perpulangan terakhirnya, hanya air mata yang berbicara.

Selesai ia disemayamkan, ustadz memimpin do'a untuknya.
Kita semua pulang ke rumah membawa kenangan indah bersamanya saat masih hadir di kehidupan dan kesedihan akan kepergiannya.

Saya tak tau harus menyatakan apa lagi, karena saya akui masih merasakan dia ada disekitar saya. Dan saya hendak mengakhiri catatan hari ini. Siapapun anda, saya mohon kalian mendo'akannya yang terbaik dan memaafkan semua kesalahaannya.

"Ketika ada hal yang sangat mengundang rasa sedih mendalam dan kata-kata tidak dapat mewakili perasaan itu, menangislah dan bersyukurlah Allah telah memberikan rasa sadar bahwa akan ada perasaan lain yakni bahagia"

Gudnite, Saung Minisize5

Sabtu, 19 Mei 2012

Kawan/Saudara Maneh

Dro, Hari pertama kita tanpamu untuk selamanya, dan mungkin bertemu di alam sana nanti. Terlalu banyak kenanganmu bersama kita, entah manis asama atau pahit kita lewati.

Dro, mungkin urg gak banyak waktu bersama. Hanya saat kita jual beli hape cina itu, atau sekedar nongkrong di warung, atau hanya iseng latihan band di studio waton, atau ngaliwet bareng si gian sama ang dedi dan kawan lainnya. Mungkin ada beberapa kenangan lain kita semua bersamamu, gak sedikit.

Urg akui dro, urg gak suka waktu maneh ngajailan urang waktu kecil, tapi itu yang masih tetap akan ku ingat. Urg juga masih tetap akan memanggilmu "Ang" sebagai ciri kita adalah saudara. Kapan lagi dro kita lewati masa masa itu ? Gak mungkin lagi. Gak mungkin lagi ada cowok se-modis yang dandan selama cewek, mohawk khas, gaya nyetir motor khas aang, gak ada lagi.
Sungguh nyesel ang, denger tragisnya kecelakaan yang membawamu ke alam lain, kita disini masih belum bisa menerima maneh pergi. Tapi dro, kita disini dialam ini masih dan akan terus mengingatmu, sebagai aang yang gitu-gitu aja.

Kita coba ikhlas menerima keadaan, mendoakan yang terbaik buat aang.
Canda tawa maneh moal leungit.

Semoga Alloh menerima aang disitu, Amiin.
ENDRA (endro) NURIZKA


5

Senin, 14 Mei 2012

Think

Ada banyak wanita yang mampu menyentuhku, mengapit segala kebimbanganku, juga membuatku menyayanginya walau tak terbalaskan. Gue gak mau lagi hal itu terjadi hanya karena cinta monyet, itu sama aja sama gue gak tau malu dan bodo. Emang indah sih kalo namanya jatuh cinta, walau pending atau dibales sama deru haru menyeru.

Gue gak bohong soal rasa sakit atau ketidak relaan mereka memilihnya. Gue cuma belaga dewasa, so ijut, ya itu semua buat kebaikan mereka. Bodo amat lah sekarang, gue cuma mau ngelanjutin sekolah atau kerja aja. Gue bosen sama perasaan kek gitu, gue juga bosen ngejalani hari sama gadis bukan mukhrim itu, gue tau dosa lah.

Hati gue bicara soal kemunafikan gue itu, dan gue coba lawan dia. Gue emang kangen sama gadis itu, gue juga akui cinta dan sayang dia, tapi gue gak yakin dia jodoh gue. Bayangin aja, dengan umur gue yang baru setua ini masa udah nemu pasangan idup. Bukan masalah pesimis atau anarkis apalah, gue realistis aja.

Seperti apa yang idola gue katakan, kalo emang dari mereka datang dan meminta gue milih salah satu, gue gak milih. Dan kalo mereka tetep nuntut gue milih, gue tegasin gue milih untuk tidak milih.
Bangsa ini terlalu sakit buat gue tinggali, gue coba ajak sahabat gue melestarikannya, emang gak mudah sih karena gue juga bagian perusaknya.

Malah ngomong anjing2an gini entar malah stress lagi, gue udahan aja deh mo mandi sama sholat.

Have fun sunday :)
Think, Choice, Make it

atip

Selasa, 08 Mei 2012

Imaji

Kamu seperti jaelangkung--datang tak diundang, pergi tak pamitan. Namun kamu tidak butuh tumbal nyawa atau sesajen yang mistis; Kamu butuh sebuah kanvas untuk korbanmu agar dapat menyatakan ke-mayaan-mu. Kamu adalah sisi keduaku saat aku bangun, tidur, senang, sedih dan suasana yang lain; Kamu adalah penasehat terpercaya saat fakta masih semu, dan penjara terdingin saat fakta itu muncul dengan julukan mengecewakan.

Terkadang kamu begitu etis, tapi tak jarang kamu juga tampil tidak logis.
Sahabat terbaik saat aku bingung.
Musuh terakhir saat aku tinggi.
Himpunan kosa kata yang membuatmu dan membuatku juga tetap hidup.

Saat ini aku membutuhkan relasi versi rasionalmu, rasa angan yang mebuatku sadar akan kulit ariku, agar aku tau aku dihanyutkan airmu yang sangat palsu.

`I didn't found any reason to love her`

Adalah sebuah gambaran yang telah difermentasi hati, dilukis otak, dicerna akal, dan disentuh jiwa

`I hope somebody with her is just the way i'm`

You're mimpi yg merupakan sosok terindah saat tubuh beristirahat, hanya otak yang terus berputar feat jantung yang masih berdeguk dan "ruh" yang asyik kelayaban.

Jujur aku pembohong, pembohong yang hampir setara pemimpin negeri ini, beda objek saja yakni aku berbohong pada diriku sendiri.
Ya, aku memang tidak punya ability dan hanya manusia labil yang buruk.

"K0q b1sA?" (gayalay)

Good question!,

First answer:
Aku punya sekB cinta untuk do'i yang teramat indah, disimpan dalam cylinder memori terawal yg membuat cylinder berGB selanjutnya tidak mampu menggantikan 1kB awal itu.

The Second:
Aku punya segudang kreatifitas (meski tak punya ahli seni) yg sangat gampang tertuang, tapi juga mudah mendapat pujian "Oh"

Final answer:
The top soul illness yg aku punya. Yakni hal-hal yang aku punya, sebaik aku menjaganya - seburuk itu kerusakan hal-hal tersebut

WHATEVER!!

|Salah gan!, aku harus melakukan pemikiran dan imaji lebih baik untuk jawaban-jawaban itu.

Tentunya secara perlahan.

Gmornz get Day 'n waslam, atip (:

Senin, 07 Mei 2012

Ladz

Malem selasa mungkin gak seseru malem jum'at, kawanku berkumpul di tempat biasa. Absen acak dari Iyus, Herdi, Dedi, juga Tardi bergurau tentang life that getting hard.

Aku tidur di bangku dengan kaki keatas motor, pinggirku kakak ipar bernama Herdi lagi nelfon cewek gak jelas, di kursi nampak ang Dedi lagi ngobrol ngerokok sama mang Amir (operator TV kabel kampungku), di kamar 1 ada Iyus sama mang Tardi lagi "bermain" mojok telfon sama gak tau deh. Gak lengkap sih, soalnya si Susan, Budi, sama mang Uja gak dateng. Mereka biasanya yg bikin suasana rame dengan ocehan kelas terinya yg bikin tertawa hahaha. Di meja standbye 3 gelas bekas kopi yg kita-kita minum, gak lupa tembakau gokil juga abu rokok di asbak yg masih mengebul. Jam diding diatas saklar tampak merenung diam.Radio berkicau dengan lagu Syahroni yg teramat melawan mas Nanang.

Disini aku belum lama berkumpul, namun aku mengenal mereka sejak aku bermain kelereng dimasa kecil, masa yg tak bisa alami lagi. Namun disini aku bisa "forgetting" any life problem seperti cinta, masalah keluarga juga sekolah. Disini juga aku bisa tertawa lepas tanpa ada batas sampai perut sakit dan air mata mengalir karena apapun yg kita bahas atau lakukan bisa jadi sebuah lawakan murahan yg membantu.

Mereka memang tidak terlalu kompak, tidak kaya, ataupun ganteng. Tapi mereka punya bakat alami dibidang mereka hidup, seperti iyus yg bertenaga hercules, atau aku yg kata mereka yg segala tau.

Pengen describing mereka lebih sih, tapi pengen baca sms dulu dan pasti penyakit tanpa obat dokter yaitu males akan kambuh dengan meradang. So i'll finalizing nulis kali ini.

Gnitez 'n Waslam, atip :P

Popular Entries

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More