Kamis, 10 Mei 2012

Bohong

"BOHONG di DUNIA" adalah sebuah buku klasik hasil nemu dirumah nenekku dulu. Aku belum sampai setengahnya membaca buku itu, males banget gak ada gambar secuil pun. Cuma baca dari sub judul ke paragraf pertama terus aja gitu, tapi tetep males.

Bohong sendiri adalah sebuah doktrin alami yang bila sekali memakainya dan tidak mengakuinya, maka akan timbul rasa yang lain dimana kebohongan ke-2 telah menutupi sebelumnya, bohong versi lain pun akan terlahir dari 2 bohong pertama.
Aku bukan kategori orang yang sepenuhnya jujur bertutur, tapi aku mengerti sitkon dimana aku harus berbohong, karena berdasarkan buku itu ada bohong yang diperbolehkan. Tapi, bukan berarti mempercayai sepenuhnya namun hanya memahami maksudnya.
Aku juga bukan seorang yang bijak, tapi saat aku bohong dan diminta alasan atas bohong tsb, aku mengakuinya dan menjelaskan sebab bohong itu. Walau terkadang aku membohongi beberapa orang yg memojokanku bahwa menyukai gadis R, S, atau A, aku membohongi mereka karena aku cukup tau diri.

Aku juga bukan peramal, tapi aku tau ciri dan gerik seseorang yang berbohong gimana. Itu sedikit berbau tebakan dan pemahaman bahasa.
Biasanya orang yang berbohong agak ragu menuturkan jawaban, seperti ada kata "euh....." atau "em....". Secara fisik tangan mereka menjadi agak aktif dan leher mereka jadi seperti ada pelumasnya menjadi sering pungak-pinguk.

Ya, gitu aja deh buat kali ini. Intinya bila kita berbohong dan sulit memberi kejujuran, cobalah katakan dgn perlahan. Dan bila bohong itu adalah pintu sebuah kesedihan, pertimbangkan dulu resikonya.

MetzSore 'n Waslam, atip (:

Like-Obsessed-Love

Sulit membedakan antara suka, cinta, atau obsesi. Itu sangat tipis seperti kumis semut rangrang, dan itulah yang tengah aku pikirkan akhir-akhir ini.
Aku sedang tidak dalam keadaan gila, apalagi dalam pengaruh drugs (nyoba aja blm pernah), aku masih sadar karena baru saja aku sholat malam.

Jadi gini, ceritanya dulu bgt aku pernah tertarik sama anak guru fisika sekolah pindahanku. Dia cantik, putih, pinter nyanyi, ceria, lah close to perfect deh setelah kenal dia. Jujur aja aku pindah kesekolahnya bukan karena dia, tapi memang karena kenakalanku di sekolah lama.
Tapi disana aku perlahan menemukan semangat belajar, dan bukan hanya itu; aku juga menemukan pubertasku yakni menyukai lawan jenis atau gadis. Dia adalah objek kalimat diatas yang telah dijelaskan ke-indahannya tadi.
Aku suka dia sejak awal melihatnya, aku hampir melupakan hal-hal yg menjadi imej ternampakku yakni akrab. Didepan dia aku sangat cuek ek ek, cuma kadang aku bicara dengan talkstyle yg bikin dia gak nyaman. Sengaja, aku hanya tak ingin dia mengetahui apa yg aku rasain, karena saat itu dia terlalu tinggi buat debu sepertiku. Aku TIDAK pernah menunjukan apapun yg special sama dia, cuek aja intinya mah.
Aku memerhatinya dari jauh, rasio yg tidak ia sadari.
Karena dia, aku belajar main musik. Mungkin juga karena dia, nilai-nilai pelajaranku membaik.

Selulus dari sekolah itu aku tak pernah melihatnya lagi, karena dia pergi jauh untuk melanjutkan sekolahnya. Dan harus aku akui seperginya dia, aku mencoba "belajar" memahami wanita, aku mendekati beberapa gadis semasa kelas X. Sampai akhirnya aku kenal dengan yg namanya internet, aku register pada facebook saat itu. Aku iseng mencari nama dia, dan menemukannya dan aku add dia dengan foto yg sangat tidak asing.

Jarang sih kontekan sama dia, lagian aku lagi pacaran saat itu. Singkat cerita, dia pindah ke sebuah sekolah deket sekolahku; ya jelas aku terkejut saat liat dia dianter entah ayahnya waktu di marga. Selama dia sekolah disana juga gak pernah aku buat modus sama dia, aku hanya anggap dia teman smp.

Tapi, beberapa waktu lalu ia mendekati dengan sangat special. Dia sering sms sama telfon. Gak tau maksud dia apa, aku respon aja.
Terbawa suasana, perasaan dulu jadi muncul dan muncul. Hingga dia ngejauh, sifat posesif aku kambuh dan aku bilangin perasaan aku sama dia.
Memang tak ada jawaban, tapi aku tau jawabannya adalah C *eh?* ditolak. SMS aku jarang dibales dan telfon juga direject atau dibiarin sampe tulalit sejak aku ungkap sama dia.

Aku tahu dia deket sama beberapa cowok. Diantarnya mantan cwo SMPnya, mantan kemarin, dan temen deketku.
Tentu sebagai cowok aku cemburu, di lain sisi aku pesimis atau tau diri lah. Tapi, saat aku benar-benar ingin lupain dia, aku makin sayang sama dia, dan semua itu sangat galau.

Entahlah cerita ini pabeulit atau gimana--juga entah ini suka doang, obsesi, atau cinta sejatiku.
Cuma aku sayang dia, banget. Selalu inget dia, kangen pastinya.
C

waslam, atip.

Selasa, 08 Mei 2012

Bunga

Lirik yang mampu mewakili perasaanku, terutama dalam hal mencinta. Bondan & Fade2Black - Bunga

dengar resapi camkan dan jangan berhenti
karna sebuah pertanyaan perlahan
menghampiri

mendekat dan merusak sistem kerja
otak kiri
setiap detik bergetar menusuk rusuk di
hati

kembali teringat raut wajahmu di angan
taburan cinta mengikuti sebuah senyuman

tapi dalam hati ini tak bisa ungkapkan
nyaliku menciut, terlalu siang tuk diucapkan

sekali lagi kuingin kau mengerti
rasa cinta ini sungguh sangat menyakiti

tapi ku hanya makhluk yg tak bermateri
dipandang sebelah mata, tak punya reputasi

`seakan mataku tertutup
ku ingin cinta ini dapat kau sambut

harapkan perasaan ini kau tahu
sungguh ku ingin kau jadi milikku`

ingin sekali ku katakan “aku suka
padamu”
namun cinta ini siksa jika ku gak ada kamu

hendak jiwa kan mengikatmu di sisi namun berat tuk mengucap, cukup untuk ku kagumi

a b c d, ku harap kau mengerti
semua ini bukan cerita narasi deskripsi
hanya perasaan suka namun sulit hati
berkata

bukan fiktif, sedikit naif, hanya sebuah
realita

cinta ini derita, ku harap kau juga merasa
apa yg kurasa tanpa banyak tanda tanya

rasa ini fakta, selektif bukan posesif
ku tak ingin berdusta, ku cinta kau bunga

Imaji

Kamu seperti jaelangkung--datang tak diundang, pergi tak pamitan. Namun kamu tidak butuh tumbal nyawa atau sesajen yang mistis; Kamu butuh sebuah kanvas untuk korbanmu agar dapat menyatakan ke-mayaan-mu. Kamu adalah sisi keduaku saat aku bangun, tidur, senang, sedih dan suasana yang lain; Kamu adalah penasehat terpercaya saat fakta masih semu, dan penjara terdingin saat fakta itu muncul dengan julukan mengecewakan.

Terkadang kamu begitu etis, tapi tak jarang kamu juga tampil tidak logis.
Sahabat terbaik saat aku bingung.
Musuh terakhir saat aku tinggi.
Himpunan kosa kata yang membuatmu dan membuatku juga tetap hidup.

Saat ini aku membutuhkan relasi versi rasionalmu, rasa angan yang mebuatku sadar akan kulit ariku, agar aku tau aku dihanyutkan airmu yang sangat palsu.

`I didn't found any reason to love her`

Adalah sebuah gambaran yang telah difermentasi hati, dilukis otak, dicerna akal, dan disentuh jiwa

`I hope somebody with her is just the way i'm`

You're mimpi yg merupakan sosok terindah saat tubuh beristirahat, hanya otak yang terus berputar feat jantung yang masih berdeguk dan "ruh" yang asyik kelayaban.

Jujur aku pembohong, pembohong yang hampir setara pemimpin negeri ini, beda objek saja yakni aku berbohong pada diriku sendiri.
Ya, aku memang tidak punya ability dan hanya manusia labil yang buruk.

"K0q b1sA?" (gayalay)

Good question!,

First answer:
Aku punya sekB cinta untuk do'i yang teramat indah, disimpan dalam cylinder memori terawal yg membuat cylinder berGB selanjutnya tidak mampu menggantikan 1kB awal itu.

The Second:
Aku punya segudang kreatifitas (meski tak punya ahli seni) yg sangat gampang tertuang, tapi juga mudah mendapat pujian "Oh"

Final answer:
The top soul illness yg aku punya. Yakni hal-hal yang aku punya, sebaik aku menjaganya - seburuk itu kerusakan hal-hal tersebut

WHATEVER!!

|Salah gan!, aku harus melakukan pemikiran dan imaji lebih baik untuk jawaban-jawaban itu.

Tentunya secara perlahan.

Gmornz get Day 'n waslam, atip (:

Popular Entries

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More